Selasa, 20 September 2016

Kewirausahaan (Tugas 1)

1. Definisi Wiraswasta dan Entrepreneur menurut para ahli
            a. Wiraswasta
  • ·    Menurut Sumahawijaya [1980]: wiraswasta memuat sifat keberanian, keutamaan, keteladanan, dan semangat yang bersumber dari kekuatan sendiri.
  • ·     Menurut Suryo [1986]: mengatakan bahwa secara definitif wiraswastawan adalah orang yang memiliki sifat mandiri, berpandangan jauh, kreatif, inovatif, tangguh & berani menanggung resiko dalam pengelolaan usaha & kegiatan yang mendatangkan keberhasilan.
  • ·      Mewnurut Buchari Alama, Wiraswasta adalah seseorang yang memiliki pribadi yang besar, produktif, ACTION-tan Kratif melaksanakan rencana tersebut berasal dari ide itu sendiri, dan kemudian memperluas kegiatannya dengan penggunaan orang lain dan selalu berpegang pada nilai-nilai disiplin dan kejujuran yang tinggi.
  • ·        Menurut Fadel Muhammad, Wiraswasta adalah orang-orang yang fokus pada peluang daripada risiko.
  • ·        Menurut Daoed Yoesoef (1981), Wiraswasta merupakan dipimpin usaha, baik secara teknis dan / atau ekonomis dengan aspek fungsional seperti: telah, mengurus, mengambil tantangan ketidakpastian, bisnis baru mempe-lopori, penemu (inovator) atau peniru (imitator); dengan cara mengejar keuntungan maksimum dan manfaat serta membawa bisnis untuk kemajuan, perluasan, pengembangan, melalui kepemimpinan ekonomi untuk meningkatkan prestise, kebebasan, kekuasaan dan kehormatan serta kelangsungan usaha

Sumber:

b. Entrepreneur
  • ·      Menurut Prijosaksono dan Bawono (2005), entrepreneurship (wirausaha) dapat diartikan melalui 3 kata berikut: destiny, courage, action . Ketiga kata tersebut merupakan kata-kata yang penting dalam membangun sikap dan perilaku wirausaha dalam diri seseorang. Destiny berarti takdir, yang sebenarnya lebih merupakan tujuan hidup kita, bukan nasib. Tujuan dan misi hidup kita adalah fondasi awal untuk menjadi seorang wirausahawan yang sukses. Dengan memiliki tujuan hidup (life purpose) yang jelas, kita dapat memiliki semangat (spirit)dan sikap mental (attitude) yang diperlukan dalam membangun sebuah usaha yang dapa t memberi nilai tambah dalam kehidupan kita. Keberanian (courage) untuk memulai dan menghadapi tantangan adalah sikap awal yang kita perlukan. Dalam kewirausahaan, keberanian untuk mulai dan mengambil resiko adalah syarat mutlak. Impian dan cita-cita yang besar, kemudian ditambah dengan kreativitas yang diwujudkan dengan keberanian untuk mencoba dan melakukan (Action) langkah pertama adalah awal kesuksesan seorang wiraswatawan sejati.
  • ·        Entrepreneur (wirausaha), menurut Hisrich (2005) adalah individual who takes  risks and starts something new.

Sumber:

2. Karateristik wirausahawan atau wiraswasta
            William Bygrave juga menyebutkan karakteristik wirausaha yang terkenal dengan istilah 10 D, yaitu sebagai berikut.
1. Dream
Seorang wirausaha mempunyai keinginan terhadap masa depan pribadi dan bisnisnya serta mempunyai kemampuan untuk mewujudkan impiannya.
2. Decisiveness
Seorang wirausaha adalah orang yang tidak bekerja lambat. Mereka membuat keputusan secara cepat, tetapi penuh perhitungan. Kecepatan dan ketepatan dalam mengambil keputusan merupakan salah satu kunci sukses dalam bisnis.
3. Doers
Seorang wirausaha akan langsung menindaklanjuti keputusan yang diambilnya. Mereka melaksanakan kegiatan secepat mungkin. Seorang wirausaha tidak mau menunda-nunda kesempatan yang baik di dalam bisnisnya.
 4. Determination
Seorang wirausaha melaksanakan kegiatannya dengan penuh perhatian serta tanggung jawab yang tinggi dan tidak mau menyerah walaupun dihadapkan pada rintangan-rintangan.
5. Dedication
Seorang wirausaha yang berdedikasi terhadap bisnisnya, kadang-kadang mengorbankan kepentingan keluarganya untuk sementara waktu.
6. Devotion
Seorang wirausaha mencintai bisnis dan produk yang dihasilkannya. Hal inilah yang men- dorong keberhasilannya di dalam menjual produk yang dihasilkannya
7. Details
Wirausaha sangat memerhatikan faktor-faktor penting secara rinci. Mereka tidak mau mengabaikan faktor-faktor kecil yang dapat menghambat kegiatan usahanya.
8. Destiny
Seorang wirausaha bertanggungjawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak dicapainya. Dia merupakan orang bebas dan tidak mau bergantung kepada orang lain.
9. Dollars
Seorang wirausaha tidak mengutamakan kekayaan. Motivasinya bukan hanya masalah uang. Uang dianggap sebagai ukuran kesuksesan bisnisnya. Ia beranggapan jika berhasil dalam bisnis, ia pantas mendapat laba, bonus, ataupun hadiah.
10. Distribute
Wirausaha bersedia mendistribusikan kepemilikan dalam bisnisnya kepada orang-orang kepercayaannya, yaitu orang-orang yang kritis dan mau diajak untuk mencapai sukses di bidang bisnis.
Sumber:

3. Apa hubungan kewirausahaan perlu dipelajari di jurusan Teknik Industri
            Menurut saya, dengan jurusan teknik industri memiliki aspek yang begitu luas dengan mempelajari hampir berbagai ilmu yang membuat prospek kerja dari jurusan teknik industri ini begitu luas. Dengan mempelajari kewirausahaan, lulusan jurusan teknik industri ini memiliki peluang dalam membangun sebuah usaha sendiri di berbagai jenis usaha dengan bekal ilmu yang cukup banyak atau luas di berbagai bidang yang sudah dipelajari di teknik industri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar