Kamis, 30 Januari 2014

Tugas Ilmu Budaya Dasar Ke-4

                                          MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR
       
“MANUSIA DAN KEBUDAYAAN”








NAMA : NOUFAL RAMADHAN
NPM : 36413503
KELAS : 1ID06



FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA




Mata Kuliah  :  Ilmu Budaya Dasar
Dosen : Apipudin S.Th.I.,MA.Hum






KATA PENGANTAR

       
         Segala puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini. Shalawat serta salam tak lupa saya penulis panjatkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW beserta para keluarga, sahabat dan para umatnya yang insyaallah setia sampai akhir jaman. Makalah ini disusun guna melengkapi tugas Ilmu Budaya Dasar. Dalam penyusunan makalah ini, dengan kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak, saya telah berusaha untuk dapat memberikan serta mencapai hasil yang semaksimal mungkin dan sesuai dengan harapan, walaupun di dalam pembuatannya saya menghadapi berbagai kesulitan karena keterbatasan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang saya miliki.

         Oleh sebab itu pada kesempatan ini, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya khususnya kepada Bapak Apipudin selaku dosen pembimbing Ilmu Budaya Dasar. Saya yakin dengan makalah ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan bagi pembaca karena makalah ini cukup baik dan lengkap. Semoga apa yang disajikan dalam makalah ini dapat bermanfaat bagi saya dan teman-teman maupun pihak lain yang berkepentingan.

Jakarta, 20 Januari 2014

                                                                                                                   Penulis
I. LATAR BELAKANG
      Manusia dalam kesehariannya tidak akan lepas dari kebudayaan karena manusia adalah pencipta dan pengguna kebudayaan itu sendiri. Manusia hidup karena adanya kebudayaan, sementara itu kebudayaan akan terus hidup dan berkembang manakala manusia mau melestarikan kebudayaan dan bukan merusaknya. Manusia dan kebudayaan tidak dapat dipisahkan satu sama lain, karena dalam kehidupannya tidak mungkin tidak berurusan dengan hasil-hasil kebudayaan setiap hari manusia melihat dan menggunakan kebudayaan.

      Rasa saling menghormati dan menghargai akan tumbuh apabila antar sesama manusia menjujung tinggi kebudayaan sebagai alat pemersatu kehidupan, alat komunikasi antar sesama dan sebagai ciri khas suatu kelompok masyarakat. Kebudayaan berperan penting bagi kehidupan manusia dan menjadi alat untuk bersosialisasi dengan manusia yang lain dan pada akhirnya menjadi ciri khas suatu kelompok manusia. Manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan alat sebagai jembatan yang menghubungkan dengan manusia yang lain yaitu kebudayaan.

II. DEFINISI
 a. Manusia
      Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu”(sansekerta), “mens”(latin) yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok(genus) atau seorang individu.
     Manusia adalah makhluk yang luar biasa kompleks. Kita merupakan paduan antara makhluk material dan makhluk spiritual. Dinamika manusia tidak tinggal diam karena manusia sebagai dinamika selalu mengaktivisasikan dirinya.

Pengertian manusia menurut para ahli:
- Nicolaus D. & A. Sudiarja
  Manusia adalah bhineka tetapi tunggal. Bhineka karena ia adalah jasmani dan rohani akan tetapi tunggal karena jasmani dan rohani merupakan satu barang.
- Abineno J. I
  Manusia adalah “tubuh yang berjiwa” dan bukan “jiwa abadi yang berada atau yang terbungkus dalam tubuh yang fana”.
- Upanisads
   Manusia adalah kombinasi dari unsur-unsur roh, jiwa, pikiran, dan prana atau badan fisik.
- Sokrates
  Manusia adalah makhluk hidup berkaki dua yang tidak berbulu dengan kuku datar dan lebar.
- Kees Bertens
   Manusia adalah suatu makhluk yang terdiri dari 2 unsur yang kesatuannya tidak dinyatakan.
- I Wayan Watra
  Manusia adalah makhluk yang dinamis dengan trias dinamikanya yaitu cipta, rasa dan karsa.
- Omar Mohammad Al-Toumy Al-Syaibany
  Manusia adalah makhluk yang paling mulia, manusia adalah makhluk yang berpikir, dan      manusia adalah makhluk yang memiliki 3 dimensi(badan, akal, ruh).
- Erbe Sentanu
  Manusia adalah makhluk sebaik-baiknya ciptaan-Nya bahkan bisa dibilang manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk yang lain.
- Paula J. C & Janet W.K
  Manusia adalah makhluk terbuka , bebas memilih makna dalam situasi, mengemban tanggung jawab atas keputusan yang hidup secara kontinu serta turut menyusun pola berhubungan dan unggul multidimensi dengan berbagai kemungkinan

b. Kebudayaan
    Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural Determinism.
    Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi lain yang kemudian disebut sebagai superorganic.
    Menurut Andreas Eppink kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai social, norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius dan lain-lain., tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistic yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.     
    Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
   Menurut Edward Burnett Tylor kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
   Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari kebudayaan itu bersifat abstrak.

III. HUBUNGAN ANTARA MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
       Manusia merupakan makhluk yang paling sempurna bila dibanding dengan makhluk lainnya, mempunyai kewajiban dan tanggung jawab untuk mengelola bumi. Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan oleh manusia. Manusia menciptakan kebudayaan dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia. Menjadi manusia yang berbudaya harus memiliki ilmu pengetahuan, teknologi, budaya dan industrialisasi serta akhlak yang tinggi sebagai suatu hubungan yang saling menyatu..Kebudayaan memiliki kaitan yang sangat erat dimana manusia membuat suatu kebudayaan dan kebudayaan merupakaan objek yang dilaksanakan manusia sehingga agar kedua kaitan atau hubungan tersebut berjalan dengan selaras, serasi, dan seimbang perlu ada konsistensi dari keduanya. Manusia harus patuh terhadap peraturan yang dibuatnya sendiri karena kebudayaan itu sendiri merupakan perwujudan dari manusia itu sendiri.

IV. KESIMPULAN
       Manusia hidup karena ada kebudayaan, sementara kebudayaan akan terus berkembang sebagaimana manusia mau melestarikan kebudayaan dan bukan merusaknya. Manusia dan kebudyaan tidak dapat dipisahkan satu sama lain, karena dalam kehidupan manusia tidak mungkin tidak berurusan dengan hasil-hasil kebudayaan, setiap hari manusia melihat dan menggunakan kebudayaan bahkan kadang disadari atau tidak manusia merusak kebudayaan. Maka sebagai manusia yang berbudaya kita harus mampu untuk terus dan tetap berbudaya sebagaimana hakikat kita sebagai manusia.