Kamis, 30 Juni 2016

Perusahaan Bidang Pertanian

PT. SAWIT SUMBERMAS SARANA

1.      Proses Produksi
·         Shorting Process
Pengolahan kelapa sawit yang pertama yaitu proses pernyortiran. Buah sawit yang diolah haruslah melewati proses penyortiran sebelum ke tahap selanjutnya. Hal ini melibatkan proses penilaian di mana buah yang baik maupun yang buruk dipisahkan, biasanya kriteria yang harus diteliti adalah seberapa besar tingkat kematangan buah sawit karena hal tersebut akan mempengaruhi hasil terhadap minyak yang akan dipasarkan
·         Sterilizing Process
Selanjutnya pengolahan kelapa sawit adalah proses perebusan. Pada saat buah sawit direbus,tekanan suhu haruslah tinggi, proses seperti ini hampir mirip dengan kompor uap. Sterilisasi dilakukan bertujuan untuk menurunkan tingkat keasaman lemak bebas kemudian dan mengurangi kadar air sehingga memudahkan saat proses prmbrodolan pada thereser, dan melembutkan daging buah untuk pemisahan antara biji dengan buahnya.
·         Thereser Process
Pada proses ini buah sawit dipisahkan dari tandan sawit yang menggunakan mesin penebah karena jika menggunakan tenaga manusia (tangan) akan memerlukan waktu yang cukup lama sehingga tidak efisien dalam proses produksi di tahap ke tiga ini.
·         Pressing Process
Sawit yang telah diolah hingga tahap ke tiga akan melewati proses pressing. Proses ke empat ini merupakan proses init dimana minyak diambil dari buah kelapa dengan cara pengempaan dan pelumutan. Dalam setiap tahap harus benar-benar diteliti dengan baik karena jika tidak, minyak yang dihasilkan tidak akan optimal
·         Clarification
Setelah proses pengempaan minyak dari buah kelapa sawit, barulah didapat minyak kasar (Crude Palm Oil) dan denapan amas CPO. Selanjutnya akan lebih disempurnakan dengan proses seperti fraksinasi dan penyaringan. Proses penyaringan juga akan menghilangkan bau minyak sawit yang telah didapat.

2.      Apa yang Dihasilkan
PT. Sawit Sumbermas Sarana bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit yang menghasilkan atau memproduksi minyak kelapa sawit, inti sawit, dan minyak inti sawit.

3.      Limbah yang Dihasilkan
Dalam prosesnya, industry kelapa sawit menghasilkan beberapa residu yang dianggap sebagai limbah yang memang berpotensi menjadi beban pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Namun, sebenarnya jika diolah secara maksimal dengan menggunakan teknologi yang tepat, limbah-limbah tersebut akan memberikan nilai lebih yang signifikan bagi industri. Secara umum, limbah utama dari industri kelapa sawit terdiri dari 2 jenis yaitu limbah padat dan limbah cair. Limbah cair industri kelapa sawit yang paling utama adalah POME atau Palm Oil Mill Effluent, sedangkan limbah padatnya terdiri dari tandan kosong, pelepah , batang dan serat mesocarp. Serat mesocarp dan tandan kosong merupakan limbah yang diperoleh ketika proses produksi berlanjut, sementara pelepah dihasilkan ketika dilakukan pemangkasan pelepah. Limbah batang sawit dihasilkan ketika proses replantasi, penggantian tanaman tua dengan tanaman yang lebih muda.

4.      Solusi Penanganan Limbah
Limbah cair yang dikeluarkan pabrik kelapa sawit berupa cairan sisa pengolahan minyak. Dibandingkan dengan limbah padat, keberadaan limbah cair ini lebih berbahaya karena dapat merusak alam secara langsung, baik melalui tanah maupun air. Untuk itu, membuang limbah cair begitu saja justru dapat mengurangi produktifitas lahan budidaya kelapa sawit yang dimiliki pabrik tersebut.
Pada umumnya, limbah cair pabrik kelapa sawit ini dapat diubah menjadi pupuk kompos yang bermutu bagus dengan serangkaian metode yang harus dilewati. Pertama, limbah cair memasuki kolam pemanasan (fat pit) untuk memisahkan minyak yang mungkin masih ada. Kedua, limbah dialirkan ke kolam pendinginan (cooling pond) sehingga kandungan sludge-nya mengendap.
Setelah itu, limbah cair diteruskan ke kolam anaerobic untuk mengubah karakteristik limbah yang berbahaya menjadi aman bagi lingkungan. Langkah berikutnya, limbah cair ini dipindahkan lagi ke maturity pond untuk mematangkan limbah cair tersebut. Tahap terakhir ialah limbah cair kelapa sawit ini dialirkan lagi menuju kolam aplikasi untuk pengujian pupuk kompos yang dihasilkan.