PT.
SAWIT SUMBERMAS SARANA
1. Proses Produksi
·
Shorting Process
Pengolahan kelapa sawit yang
pertama yaitu proses pernyortiran. Buah sawit yang diolah haruslah melewati
proses penyortiran sebelum ke tahap selanjutnya. Hal ini melibatkan proses
penilaian di mana buah yang baik maupun yang buruk dipisahkan, biasanya
kriteria yang harus diteliti adalah seberapa besar tingkat kematangan buah
sawit karena hal tersebut akan mempengaruhi hasil terhadap minyak yang akan
dipasarkan
·
Sterilizing Process
Selanjutnya pengolahan
kelapa sawit adalah proses perebusan. Pada saat buah sawit direbus,tekanan suhu
haruslah tinggi, proses seperti ini hampir mirip dengan kompor uap. Sterilisasi
dilakukan bertujuan untuk menurunkan tingkat keasaman lemak bebas kemudian dan
mengurangi kadar air sehingga memudahkan saat proses prmbrodolan pada thereser,
dan melembutkan daging buah untuk pemisahan antara biji dengan buahnya.
·
Thereser Process
Pada proses ini buah sawit
dipisahkan dari tandan sawit yang menggunakan mesin penebah karena jika
menggunakan tenaga manusia (tangan) akan memerlukan waktu yang cukup lama
sehingga tidak efisien dalam proses produksi di tahap ke tiga ini.
·
Pressing Process
Sawit yang telah diolah
hingga tahap ke tiga akan melewati proses pressing. Proses ke empat ini
merupakan proses init dimana minyak diambil dari buah kelapa dengan cara
pengempaan dan pelumutan. Dalam setiap tahap harus benar-benar diteliti dengan
baik karena jika tidak, minyak yang dihasilkan tidak akan optimal
·
Clarification
Setelah proses pengempaan
minyak dari buah kelapa sawit, barulah didapat minyak kasar (Crude Palm Oil)
dan denapan amas CPO. Selanjutnya akan lebih disempurnakan dengan proses
seperti fraksinasi dan penyaringan. Proses penyaringan juga akan menghilangkan
bau minyak sawit yang telah didapat.
2. Apa yang Dihasilkan
PT.
Sawit Sumbermas Sarana bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit yang
menghasilkan atau memproduksi minyak kelapa sawit, inti sawit, dan minyak inti
sawit.
3. Limbah yang Dihasilkan
Dalam prosesnya, industry kelapa sawit menghasilkan beberapa
residu yang dianggap sebagai limbah yang memang berpotensi menjadi beban
pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Namun, sebenarnya jika
diolah secara maksimal dengan menggunakan teknologi yang tepat, limbah-limbah
tersebut akan memberikan nilai lebih yang signifikan bagi industri. Secara umum, limbah utama dari
industri kelapa sawit terdiri dari 2 jenis yaitu limbah padat dan limbah cair. Limbah cair industri kelapa sawit yang
paling utama adalah POME atau Palm Oil Mill Effluent, sedangkan limbah padatnya
terdiri dari tandan kosong, pelepah , batang dan serat mesocarp. Serat mesocarp
dan tandan kosong merupakan limbah yang diperoleh ketika proses produksi
berlanjut, sementara pelepah dihasilkan ketika dilakukan pemangkasan pelepah.
Limbah batang sawit dihasilkan ketika proses replantasi, penggantian tanaman
tua dengan tanaman yang lebih muda.
4. Solusi Penanganan
Limbah
Limbah cair yang
dikeluarkan pabrik kelapa sawit berupa cairan sisa pengolahan minyak.
Dibandingkan dengan limbah padat, keberadaan limbah cair ini lebih berbahaya
karena dapat merusak alam secara langsung, baik melalui tanah maupun air. Untuk
itu, membuang limbah cair begitu saja justru dapat mengurangi produktifitas
lahan budidaya kelapa sawit yang dimiliki pabrik tersebut.
Pada umumnya, limbah
cair pabrik kelapa sawit ini dapat diubah menjadi pupuk kompos yang bermutu
bagus dengan serangkaian metode yang harus dilewati. Pertama, limbah cair
memasuki kolam pemanasan (fat pit) untuk memisahkan minyak yang mungkin masih
ada. Kedua, limbah dialirkan ke kolam pendinginan (cooling pond) sehingga
kandungan sludge-nya mengendap.
Setelah itu, limbah
cair diteruskan ke kolam anaerobic untuk mengubah karakteristik limbah yang
berbahaya menjadi aman bagi lingkungan. Langkah berikutnya, limbah cair ini
dipindahkan lagi ke maturity pond untuk mematangkan limbah cair tersebut. Tahap
terakhir ialah limbah cair kelapa sawit ini dialirkan lagi menuju kolam
aplikasi untuk pengujian pupuk kompos yang dihasilkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar